www.thesirenssound.comBiografi Band Rocket Rockers, Serta Masalah Yang Kerap Dihadapi. Aska Pratama, badan band Rocket Rockers luang senyap dikala mengikuti kemauan Ucay mundur dari band yang membesarkan namanya itu. Si vokalis memilah angkat kaki pada 2013 kemudian dengan alibi mau memahami agama.Biografi Band Rocket Rockers, Serta Masalah Yang Kerap DihadapiAska Pratama, badan band Rocket Rockers luang senyap dikala mengikuti kemauan Ucay mundur dari band yang membesarkan namanya itu. Si vokalis memilah angkat kaki pada 2013 kemudian dengan alibi mau memahami agama.

Mengikuti perihal itu, tiba- tiba saja Aska kolam tersambar petir. Gimana tidak. Untuk beberapa besar band, kehadiran vokalis mengutip andil berarti serta vital. Vokalis ialah wujud akhir cengkal, lini terdahulu. Tidak sedikit band namanya memudar yang dibiarkan si vokalis.

” Luang berguncang. Betul namanya vokalisnya pergi, tentu rasanya seperti yang berat sebelah.

Yang jadi permasalahan, Aska saat ini harus membahu tanggung jawab besar, jadi vokalis mengambil alih Ucay. Nyatanya mengetuai band di atas pentas bukan kali awal beliau jalani. Mengenang, durasi Ucay sedang tercampur dalam band, Aska sering menghibur pemirsa dengan suaranya sembari memetik gitar.

Baca Juga: Biografi band Marjinal Serta Perjalanannya Untuk Indonesia

” Sebab Rocket Rockers kan basicnya vokalnya 2. Aku bersenandung serta Ucay pula bersenandung,” ucapnya.

Tetapi beliau merasa belum dapat melawan marwahnya Ucay, yang cerdas serta apik berhubungan dengan pemirsa dari atas pentas. Apalagi Aska berterus terang luang aneh kala Rocket Rockers manggung berbulan- bulan sehabis ditinggal Ucay.

” 4 bulan awal( sehabis Ucay Angkat kaki), aku enggak ngerti wajib mengapa,” kenangnya sembari kening jidat.

Buat menyiasatinya, Aska bersama kawan- kawan Rocket Rockers sering menaikkan jumlah lagu yang dimainkan di atas pentas. Perihal ini bermaksud supaya interaksi yang dicoba kepada pemirsa terus menjadi sedikit.

” Umumnya manggung kita 11 lagu. Cocok aku gantiin Ucay, saat ini jadi 15- 16 lagu. Motong durasi supaya enggak ngomong( dengan pemirsa),” kata ia.

Tetapi, Aska mempunyai kemauan kokoh buat berlatih serta menyesuaikan diri jadi vokalis penuh Rocket Rockers. Dalam kurun durasi yang lumayan pendek, ia dapat membuat asli dirinya selaku vokalis sekalian gitaris yang mengetuai Rocket Rockers masing- masing kali manggung.

” Kesimpulannya aku berlatih, aku pancaran di radio pula, coba- coba ngobrol. Jika Ucay itu dahulu metode interaksinya dengan ceramah, Jika aku beda, aku interaksi dengan mereka. Jadi mereka seolah dibawa di pentas, pokoknya terdapat interaksi yang lebih intens,” jelasnya afdal.

Kembali Ditinggal Personel

Rocket Rockers kembali ditinggal personelnya pada Ramadhan tahun 2018. Kali ini si gitaris, Rizky Fadli nama lain Lowp yang memilah angkat kaki karena mau fokus memahami agama. Berita itu lumayan memerangahkan, mengenang kebersamaan Lowp bersama tim asal Bandung itu telah sepanjang 18 tahun.

Tetapi lagi- lagi bagi Aska, itu bukan perkara besar. Band yang dibangun bersama kawan- kawannya semenjak 1999 itu senantiasa saja dapat bertahan dari permasalahan yang dialami, walaupun terseok- seok. Jika tutur Aska, Rocket Rockers sanggup bertahan sebab tiap anggotanya silih melengketkan dengan metode yang seimbang serta tembus pandang.

” Kita terbuka. Apalagi dari permasalahan finansial penjatahan pendapatan. Umumnya kan jika band, yang founder bisa demikian persen, yang masuknya belum lama bisa demikian persen, yang skill- nya lazim saja bisa demikian persen. Tetapi jika kita, penjatahannya serupa datar,” paparnya.

Tim band yang mengawali debut di kota Bandung, Jawa Barat, itu pula tidak sempat mempunyai sasaran pendapatan setinggi langit. Seluruh konsep cetak biru Rocket Rockers dicoba dengan cara berangsur- angsur untuk menjauhi titik berat yang sering membuat band retak sampai menjurus bubar.

“ Kita mimpinya enggak sempat gimana. Biasa. Sesimpel mempertimbangkan caption apa di Instagram buat besok hari. Mengapa biasa? Jika kita mempraktikkan mimpinya sangat jauh, dapat kecewa jika enggak kecapai,” tutur ia lagi.

Biarpun begitu, Aska membenarkan rasa bosan ngeband sering tiba. Umumnya Rocket Rockers menewaskan rasa jenuh dengan melaksanakan remake lagu dari musisi lain.

“ Kita kerap amat sangat kerja sama. Semacam misalnya pada 2017 kita pula remake lagunya Maliq& dEssentials, Pilihanku,” ucapnya.

Tiap badan Rocket Rockers pula diperbolehkan mendirikan cetak biru yang lain di luar band itu. Ambil contoh yang baru- baru ini dicoba Aska. Ia bekerja sama dengan biduan Ifan Ohsi meluncurkan suatu singel bertajuk Rasakan Bumi yang mengaitkan sahabat tunarungu.

“ Kita banyak kerja sama. Belum lama aku dengan Ifan Ohsi, mengadakan lagunya. Tetapi sepanjang sedang dapat kita libatkan, aku tentu libatkan pula Rocket Rockers,” jelas ia.

Nyaris Bubar sebab Lagu Melayu

Rocket Rockers memanglah sukses bertahan sepanjang 21 tahun. Tetapi Aska berterus terang band itu mempunyai titik terendahnya dekat medio tahun 2000an.

Baca Juga: Artis-Artis Indonesia Menawan & Seksi dengan Bakat Menakjubkan

Gara- garanya album Rocket Rockers ketiga berjudul Better Season( 2008) tidak menyambangi diluncurkan pihak merek yang dahulu dinaungi Sony Music. Berjayanya nada melayu jadi faktornya.

“ Dahulu kala kita di Sony Music, album ketiga kita tidak diluncurkan. Gelombang melayu lagi masuk. Jadi album ketiga kita kepending nyaris 3 tahun,” ucapnya

Aska naik pitam karena album yang susah- susah mereka buat tidak menyambangi diluncurkan. Tetapi dirinya bersama personel Rocket Rockers yang lain tidak dapat melakukan banyak karena mempunyai kontrak kepada merek music itu.

Mereka wajib taat.

“ Ketahui sendiri kan, jika pergi dari merek pada dikala itu, kita wajib beri uang Rp1 miliyar. Uang dari mana?” melamun ia.

Rocket Rockers darurat keberadaan. Gaungnya tertutup nada Melayu. Karena itu Aska kepikiran untuk menyusul angkat kaki dari Rocket Rockers. Ia kepikiran hempas setir serta mulai bersolo karir melalui pertandingan pencarian kemampuan.

“ Aku hingga merasa ingin turut Indonesian Idol aja. Tetapi cocok hasrat itu ingin masuk, kesimpulannya kita dapat pergi dari Sony Music serta menghasilkan merek sendiri yang namanya Reach& Rich Records, serta alhamdulillah, pergi album Better Season, serta lagu Lenyap Ingatan pergi. Lagu, yang bisa jadi buat orang banyak ketahui siapa Rocket Rockers,” ucap ia.

Cetak biru Era Depan

Asian, Rocket Rockers dapat melampaui tiap kasus dengan lembut. Band yang telah berdiri sepanjang 21 tahun itu membenarkan tidak hendak menyudahi. Apalagi band itu telah mempunyai banyak konsep yang hendak dikejar.

Salah satu cetak biru itu yakni membuat film nada terkini dari lagu- lagu yang telah disiarkan. Esoknya lagu itu hendak ditambahkan bacaan supaya dapat dinikmati sahabat tunarungu. Rocket Rockers mau kartanya dapat dinikmati dengan cara umum.

“ Betul, itu di bulan Maret insyaallah, lagu Lenyap Ingatan itu kita akan gunakan bahasa pertanda. Gampang mudahan banyak sahabat tunarungu pula yang merasa, ini lagunya buat sahabat tunarungu pula,” ucapnya.

Aska membenarkan, perihal ini dicoba tanpa balasan. Ia tidak menghasilkan sahabat tunarungu selaku pasar yang dapat meraup profit untuk bandnya.

“ Sasaran pasar aku enggak, enggak terdapat sasaran pasar apa lah, ataupun di balik ini terdapat promo apa gitu. Enggak terdapat. Ini pure saja buat lebih dapat melebarkan lagi bahasa pertanda,” terangnya.

Mereka pula senantiasa hendak bekerja sama dengan band- band yang lain serta mengcover lagu. Teranyar, band itu terkini saja menelurkan album Cheers From Rocket Rockers( 2017) yang ialah cetak biru kerja sama dengan 17 band.

“ Ini album kumpulan Rocket Rockers, jadi 17 lagu kita dibawakan oleh 17 musisi. Terdapat Fiersa Besari di dalamnya, terdapat Midnight Quickie, Superglad, macam- macam lah,” tuturnya.

Rocket Rockers pula berencana menelurkan album terbarunya pada Agustus 2020. Tetapi Aska tidak ingin membeberkan dengan cara gamblang pertanyaan konsep besar itu.

Biografi

Rocket Rockers lahir pada tahun 1998 dengan julukan dini Immorality President( Sabda guitar atau voc, Aska guitar atau voc, Bisma bass atau voc, Doni drums), tetapi julukan itu cuma berjalan dekat 1 tahun saja, sebab vokalis yang awal pergi sebab satu serta lain perihal. Alhasil pada tahun 1999 para personelnya sedang mencari vokalis, serta kesimpulannya mereka memperoleh seorang yang bernama Ucay yang terkini saja pergi dari band skate rock terdahulunya New Kicks On The Board. Sehabis Ucay masuk, julukan Immorality President berganti jadi Rocket Rockers dengan estimasi membuat image terkini yang lebih segar. Terciptalah Rocket Rockers dengan aturan dini:( Aska guitar atau voc, Ucay vocal, Bisma bass atau voc, Doni drums).

Dengan aturan 4 personel, Rocket Rockers mengawali dari dasar. Jadi band pilihan buat memperoleh pentas, jadi bagian sangat memorable, dimana mereka merasakan jerih lelah sulitnya memperoleh pentas di kota sendiri( Bandung). Bermacam antipati dari acara- acara yang dimasuki jadi pecut untuk mereka buat lalu keep on the line serta tidak menjajaki tren nada yang lagi hype durasi itu, sebab nada yang Rocket Rockers bawakan sedang tidak sering bergaung di panggung- panggung dasar tanah serta pensi- pensi. Hingga kesimpulannya mereka menginginkan 1 lagi personil buat memuat posisi guitar supaya lebih keseimbangan. Kemudian masuk Lope memuat posisi rhythm.

Dengan aturan berlima, merekapun mulai diketahui di bermacam kegiatan kampus, pensi serta underground( walaupun Rocket Rockers tidak mengklaim diri selaku band underground, sebab mereka cuma mau main nada, that’ s it). Tetapi mereka amat dekat sekali dengan seluruh komunitas atau scene independent dikotanya ataupun diluar kota, alhasil banyak link yang mensupport agitasi mereka. Salah satunya dengan masuknya Rocket Rockers ke kompilasi- kompilasi semacam Fallen Angel, Still Punx, Still Sucks!, Nomor Place To Get Senang, Bad Tunes And Some Ordinary Things, Ripple( Demo)#8, New Generation Calling, Batin Keccil( vcd bmx). Rocket Rockers pula luang jadi salah satu band pembuka Skin Of Tears( band punkrock asal Jerman) di Dago Tea House Bandung.

Hingga kesimpulannya pada tahun 2001 kala mereka bermain di kegiatan Bazzar SMU Aspiran Abdi Bandung, kelakuan pentas mereka dilihat oleh Robin Malau( mantan gitaris band hardcore legendaris: Puppen). Robin pada durasi itu menawarkan Rocket Rockers buat jadi band perwakilan Volcom, sebab Puppen yang pada dikala itu disponsori oleh Volcom Indonesia hendak bubar jalur. Kontan mereka lumayan shock dengan ijab itu, sebab tidak berpikir serupa sekali. Jalur telah terbuka, serta mereka berasumsi inilah waktunya buat maju ke tingkat selanjutnya. Rocket Rockers- pun mulai diketahui di komunitas skateboard bersamaan seringnya mereka bermain di kegiatan skateboarding semacam kegiatan Volcom itu sendiri, kompetisi Indonesia Skateboard Association( ISA), dan lain- lain. Nyaris dekat 6 bulan jalur dengan di- endorse oleh Volcom, kesimpulannya Rocket Rockers sah kontrak dengan Volcom Indonesia pada bertepatan pada 1 Juni 2002. Belum sebulan sehabis sah kontrak dengan Volcom, Rocket Rockers pula menemukan kontrak patron dari produk kacamata skate atau surf Electric sunglasses.

Pada bulan Agustus 2002 kesimpulannya Rocket Rockers menghasilkan album pertamanya yang bertitle” Soundtrack For Your Life” dibawah merek indie Off The Records. Album” Soundtrack For Your Life” lumayan memperoleh reaksi yang luar lazim dari bermacam golongan. Hingga sesuatu dikala, single lagu” Finishkan” jadi Nomor. 1 sebagian minggu di chart indie Radio Prambors. Bermacam alat era cetakpun memprediksikan Rocket Rockers jadi” The Next Big Thing”( Hard Act To Follow Next Year) bersama Superman Is Dead, The White Stripes, The Hives serta The Vines–Majalah HAI Nomor. 45 11 Nov 2002-. Pula sebagian alat massa semacam Boardriders, Ripple Magazine, Jeda Magazine, Wanita, Kawanku, Benak Orang, dan lain- lain mulai banyak membahas Rocket Rockers. Buat film clip, Rocket Rockers memilah single” Tergila” garapan Cerrahati serta telah tayang di MTV. Pensi- pensi hingga kegiatan independent- pun banyak mengundang Rocket Rockers buat jadi bagian dari kegiatan. Hingga kesimpulannya bahana Rocket Rockers mulai menjalar ke luar kota serta pulau. Sebutlah Jakarta, Bekasi, Subang, Pandeglang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, telah dilewati serta ajakan dari Ajang, Bali, Balikpapan, Akhir Penglihatan, Singapura lalu memeriahkan e- mail serta guestbook di web. Memandang demand yang terus menjadi besar kepada Rocket Rockers, membuat mereka wajib melaksanakan band dengan handal, hingga kesimpulannya berasosiasi dengan Soda Music Development bersama Burgerkill. Aturan management yang apik serta handal telah dilaksanakan Rocket Rockers buat bermacam kebutuhan semacam perundingan kegiatan, masuk kumpulan, soundtrack, merchandise, sponsorship hingga web.

Sehabis album awal berhasil di pasaran sampai menggapai nilai 10. 000 copy lebih, bulan Agustus 2003 Rocket Rockers habis kontrak dengan Off The Records. Tetapi cinta, Off The Records tidak bisa penuhi kewajibannya pada Rocket Rockers, justru terus menjadi mis- komunikasi. Kemudian di akhir 2003, Doni( drummer) sah mengundurkan diri dari Rocket Rockers buat menuntaskan studi- nya. Posisi drum kemudian di ubah oleh Ozom( Khrisna) serta jadi personel senantiasa. Ozom luang pula aktif menolong di sebagian band semacam Killed By Butterfly, Authority, Marvel, LBL, dan lain- lain. Dengan modal ala kadarnya kesimpulannya Rocket Rockers membuat 5 lagu demo live buat mengeluarkan E. P mereka sendiri dengan records sendiri. Tetapi tanpa di duga, akhir tahun 2003 Sony Music membagikan ajuan buat mengeluarkan album. Rocket Rockers kesimpulannya sah kontrak 6 album dengan Sony Music. Hingga kesimpulannya keluarlah album ke 2 mereka yang ber- title” Suku bangsa Leluasa” berisikan 15 lagu. Data terakhir, web Rocket Rockers pula telah masuk ke dalam punkrock. org bersama band- band international yang lain.

Gitaris Rocket Rockers, Lowp menaikkan jauh barisan musisi yang menyudahi buat memindahkan. Beliau tidak lagi bersama band yang sudah membesarkan namanya itu per bertepatan pada 22 Mei 2018 kemudian.

Statment Lowp itu pasti membuat para badan Rocket Rockers lain, Aska( bunyi, gitar), Bisma( bass), serta Ozom( drum) kaget. Karena dikala itu, mereka lagi terkumpul pada kegiatan buka puasa bersama.

” Ngobrol serempak serta Lowp melaporkan kalau itu hari terakhirnya di Rocket Rockers.

Lowp telah tercampur bersama Rocket Rockers semenjak 18 tahun lamanya. Mereka telah merasakan asam garam ataupun manis dalam berkecimpung di pabrik nada Tanah Air.

Telah nyaris 2 dasawarsa bersama, para personel tidak cuma selaku kawan satu band saja, melainkan keluarga. Mereka ketahui benar watak serta kepribadian tiap- tiap. Hingga dari itu, member Rocket Rockers lain menyambut dengan luas ketetapan angkat kaki Lowp.

” Kita seluruh menyambut serta mensupport sebab intinya Lowp menyudahi di Rocket Rockers terdapat sebagian perihal yang wajib didapat. Ia mau lebih jadi kepala rumah tangga yang bagus serta papa yang bagus buat buah hatinya,” cakap Aska.

Kegelisahan Lowp pula dilandasi sebab durasi berkualitasnya bersama keluarga banyak yang terbuang. Semacam anak band pada biasanya, Lowp bersama badan Rocket Rockers tidak tidak sering menempuh rekreasi ke bermacam kota serta amat mengambil durasi.

” Ia enggak bisa jadi ninggalin keluarga dalam durasi 2 Minggu. Atas dasar itu Lowp menyudahi resign dari Rocket Rockers. Terdapat 2 perihal satu permasalahan keluarga serta memanglah Lowp lebih memilah buat mendekatkan diri serupa yang di atas,” ucap Aska.

Selaku salah satu kawan akrab, Aska yang kerap tidur satu kamar dengan Lowp pasti merasa pilu. Tetapi memanglah beliau telah mengendus pergantian Lowp lebih religius belum lama ini.

” Nyatanya angka keagamaan ia lebih besar dari keinginan duniawi. Ia enggak kasih waktu satu bulan, sekeras itu pendiriaan,” ekstra Aska.

The Sirens Sound